Argentina pun menghukum lawannya pada menit ke-121. Memanfaatkan serangan balik cepat, Lautaro MartÃnez menaklukkan penjaga gawang Swiss dengan penyelesaian akhir yang tenang untuk memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengantarkan La Albiceleste ke semifinal.
Peluit panjang disambut sorak-sorai para pemain dan pendukung Argentina. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa sang juara bertahan masih memiliki mental juara dan mampu bangkit dalam situasi tersulit.
Di sisi lain, Swiss pantas meninggalkan turnamen dengan kepala tegak. Meski bermain dengan 10 orang sejak menit ke-72, mereka mampu memberikan perlawanan sengit dan memaksa Argentina bekerja keras hingga 120 menit.
Kini tantangan yang jauh lebih besar telah menanti. Di babak semifinal, Argentina akan menghadapi Inggris dalam duel klasik yang sarat sejarah, gengsi, dan kualitas. Pertemuan dua raksasa sepak bola dunia itu diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti di Piala Dunia 2026.
Jika mampu melewati hadangan Inggris, Argentina akan kembali melangkah ke partai final dan menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia. Sebaliknya, Inggris datang dengan ambisi besar mengakhiri penantian panjang mereka menuju mahkota sepak bola dunia.














