Reformanews.Com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan adanya peningkatan signifikan dalam penerapan Sertipikat Tanah Elektronik di Indonesia.
Hal ini disebabkan oleh lonjakan jumlah Kantor Pertanahan yang kini mampu melayani sertifikasi tanah elektronik untuk masyarakat.
Dalam keterangannya pada Selasa (10/09/2024) di Kota Surabaya, Menteri AHY menyatakan, “Saat saya pertama kali masuk ke kementerian ini, hanya ada sekitar 10 Kantor Pertanahan yang melayani Sertipikat Tanah Elektronik. Namun, saat ini sudah ada lebih dari 450 Kantor Pertanahan yang siap melayani masyarakat dengan sistem digital. Ini adalah peningkatan yang luar biasa dan sangat signifikan.”
Penerapan Sertipikat Tanah Elektronik membawa banyak manfaat, salah satunya adalah mempersempit ruang gerak mafia tanah. Dengan semua data pertanahan yang terekam secara digital, upaya manipulasi maupun duplikasi sertipikat tanah menjadi semakin sulit dilakukan.














