Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Warga Rote Dijerat UU ITE Usai Kritik Akses Pantai, WALHI NTT: Jangan Sampai Hukum Membungkam Rakyat

Avatar photo
×

Warga Rote Dijerat UU ITE Usai Kritik Akses Pantai, WALHI NTT: Jangan Sampai Hukum Membungkam Rakyat

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Warga Rote Dijerat UU ITE Usai Kritik Akses Pantai, WALHI NTT: Jangan Sampai Hukum Membungkam Rakyat

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Pertama, akses di samping lapangan sepak bola Desa Bo’a yang pembangunannya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Rote Ndao tahun 2018.

Kedua, akses di samping SDN Bo’a yang sejak tahun 2012 telah ditetapkan sebagai jalan desa melalui musyawarah masyarakat dan dibangun menggunakan dana desa dengan kondisi perkerasan (sirtu). Kedua akses tersebut selama ini menjadi jalur utama masyarakat menuju Pantai Bo’a.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Direktur Eksekutif Daerah WALHI NTT, Yuvensius Stefanus Nonga, S.H., M.H., menilai apa yang dilakukan Erasmus merupakan bentuk penyampaian aspirasi terkait akses publik terhadap wilayah pesisir yang merupakan bagian dari lingkungan hidup.

Baca Juga :  Kades Weepangali Membantah Dugaan Pelayanan Buruk, Klaim Layanan 1×24 Jam

Menurut Yuvensius, konstitusi melalui UUD 1945 menjamin hak setiap warga negara atas lingkungan hidup yang baik dan sehat serta kebebasan menyampaikan pendapat.

Ia menilai apabila kritik terhadap kebijakan atau persoalan publik dapat berujung pada proses pidana, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

Example floating