Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Avatar photo
×

WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

NTT di Tengah Krisis Iklim dan Bencana Ekologis

Sebagai provinsi kepulauan, Nusa Tenggara Timur memiliki karakter geografis dan ekologis yang khas. Laut, pesisir, hutan, tanah, air dan wilayah kelola masyarakat merupakan fondasi kehidupan yang diwariskan lintas generasi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Namun ruang hidup tersebut menghadapi tekanan perubahan iklim dan berbagai bentuk aktivitas pembangunan serta eksploitasi sumber daya alam.

Baca Juga :  Jalan Rusak Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tiga Desa Lutarato Siap Turun Aksi

Kekeringan, krisis air, banjir, longsor, cuaca ekstrem, abrasi pesisir, degradasi tanah hingga ancaman terhadap pulau-pulau kecil menjadi bagian dari persoalan ekologis yang dihadapi masyarakat NTT.

Baca Juga :  Minyak Tanah Mulai Langka di Kota Betun, Warga Keluhkan Sulitnya Cari Bahan Masak

WALHI NTT menyebut kerentanan tersebut tidak dapat dilepaskan dari karakter wilayah kepulauan yang memiliki daya dukung dan daya tampung ekologis terbatas.

Tekanan terhadap ruang hidup semakin besar ketika pembangunan tidak mempertimbangkan karakter ekologis kepulauan dan keberlanjutan wilayah kelola masyarakat.

Baca Juga :  Dana BLT Desa Seserai Sudah Cair, Mengapa Belum Dibagikan?

Dalam berbagai catatan WALHI NTT, pulau-pulau kecil di NTT menghadapi tekanan perubahan iklim sekaligus berbagai ancaman dari ekspansi investasi, pertambangan, pariwisata dan bentuk pembangunan lainnya.
Dampaknya juga dirasakan secara tidak merata.

Example floating