Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Avatar photo
×

WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Sebarkan artikel ini
Reporter: amor |  Editor: admin
WALHI NTT Bongkar Krisis Ekologi: Jangan Wariskan Kerusakan kepada Generasi Mendatang

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Petani menghadapi perubahan musim dan keterbatasan air. Nelayan berhadapan dengan cuaca ekstrem dan perubahan kondisi laut. Masyarakat adat menghadapi tekanan terhadap wilayah kelola, sementara perempuan dapat menanggung beban lebih besar ketika akses terhadap air, pangan dan sumber penghidupan semakin sulit.

Baca Juga :  Babak Baru Dugaan Pemalsuan Dokumen BOS SDK Manumuti, Muncul Nama Anak Kepala Sekolah sebagai Penjaga Sekolah yang Dipertanyakan Guru

Karena itu, bencana ekologis tidak cukup dilihat hanya sebagai fenomena alam. Cara ruang dikelola, sumber daya alam dimanfaatkan dan pembangunan direncanakan turut menentukan tingkat risiko yang dihadapi masyarakat.
Tapak Hari Ini, Warisan untuk Generasi Mendatang
Tema “Dari Tapak untuk Keadilan Antargenerasi” menempatkan pengalaman masyarakat di lapangan sebagai titik awal perjuangan ekologis.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Tapak adalah jejak petani, nelayan, masyarakat adat, perempuan dan orang muda yang terus mempertahankan ruang hidupnya.

Baca Juga :  Sampah Mengancam Pesona Wisata Nangadhero, Mahasiswa KKN Universitas Muhamadiyah Turun Tangan Bersihkan Pantai Tanjung dan Kolam Air Panas

Tapak juga menjadi rekam jejak perjuangan masyarakat sipil dalam menghadapi kebijakan dan izin pembangunan yang dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan keberlanjutan ekosistem dan kehidupan masyarakat.

Example floating