Hukum Kriminal

Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Kredibilitas Penegakan Hukum TTU Dipertaruhkan, PMKRI Desak Kapolda NTT Evaluasi Kasat Reskrim dalam Kasus Yohanes Naiheli

Kefamenanu, Reformanews.com – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kefamenanu melalui Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas), Yohanes Niko Seran Sakan, menyampaikan keprihatinan serius terhadap penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang dialami Yohanes Naiheli (30), warga Desa Fatuoin, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

PMKRI menilai hingga saat ini proses penanganan perkara tersebut belum mampu menghadirkan kepastian hukum yang memadai bagi korban maupun keluarganya. Kondisi ini dinilai berpotensi mengikis kepercayaan publik terhadap kinerja aparat penegak hukum yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin keadilan bagi masyarakat.

Kasus yang terjadi pada Januari 2026 di wilayah Ekavalo, Desa Oinbit, Kecamatan Insana, itu menjadi perhatian publik setelah korban mengalami luka berat yang cukup serius. Yohanes Naiheli diketahui mengalami patah tulang pada sejumlah bagian tangan kiri serta cedera berat pada kepala yang mengharuskannya menjalani operasi di Rumah Sakit Ben Mboi Kupang.

Exit mobile version