Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Kematian Saul Diragukan Keluarga karena Tidak Sesuai Kebiasaan Korban dan Ada Hal yang Hilang (Motor)

Avatar photo
×

Kematian Saul Diragukan Keluarga karena Tidak Sesuai Kebiasaan Korban dan Ada Hal yang Hilang (Motor)

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kematian Saul Diragukan Keluarga karena Tidak Sesuai Kebiasaan Korban dan Ada Hal yang Hilang (Motor)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Kematian Saul Diragukan Keluarga karena Tidak Sesuai Kebiasaan Korban dan Ada Hal yang Hilang (Motor)

Malaka, Reformanews.com – Wilhelmus Asa (19), yang biasa disapa Saul, remaja asal Desa Babotin Maemina, Kecamatan Botin Leobele, Kabupaten Malaka, sebelumnya dikabarkan menghilang sejak 22 Maret 2026. Ia kemudian ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Kali Wederok pada 25 Maret 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Peristiwa tersebut memunculkan berbagai tanda tanya di kalangan keluarga. Mereka menilai terdapat sejumlah kejanggalan dan tidak sepenuhnya yakin bahwa korban meninggal akibat terseret banjir seperti yang beredar.

Baca Juga :  Sudah 2 Hari Tak Pulang, Remaja Asal Bene-Bene Hilang, Keluarga Minta Bantuan Warga

Keluarga mengungkapkan bahwa semasa hidup, Saul dikenal sebagai pribadi yang sangat takut terhadap banjir. Bahkan, untuk melintasi genangan air setinggi lutut saja, ia tidak berani. Hal ini membuat dugaan bahwa korban nekat menerobos arus deras dinilai tidak logis.

Baca Juga :  Kejati NTT Geledah Kantor Gubernur, Usut Dugaan Korupsi Proyek Irigasi Wae Ces

“Saul ini sangat takut banjir, jadi tidak mungkin dia nekat melintasi arus deras. Apalagi kalau lewat jalur Kaputu, di sana ada jembatan, tidak perlu menyeberangi kali. Jadi peristiwa ini harus ditelusuri lebih dalam oleh pihak kepolisian,” ungkap Engelbertus, Minggu (29/3/2026), saat ditemui awak media di Bene-Bene.

Example floating