Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

PTUN Kupang Nyatakan Tindakan Bupati Manggarai Melanggar Hukum, WALHI NTT: Kemenangan bagi Masyarakat Adat Poco Leok

Avatar photo
×

PTUN Kupang Nyatakan Tindakan Bupati Manggarai Melanggar Hukum, WALHI NTT: Kemenangan bagi Masyarakat Adat Poco Leok

Sebarkan artikel ini
Reporter: Amor |  Editor: Admin
PTUN Kupang Nyatakan Tindakan Bupati Manggarai Melanggar Hukum, WALHI NTT: Kemenangan bagi Masyarakat Adat Poco Leok

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Putusan ini mempertegas bahwa tindakan intimidasi terhadap warga yang menyampaikan pendapat di muka umum merupakan pelanggaran hukum. Pejabat negara tidak boleh menggunakan jabatan dan kekuasaan untuk membungkam kritik masyarakat, apalagi ketika masyarakat sedang memperjuangkan hak atas tanah dan ruang hidupnya,” ujarnya.

Menurut Yuven, kasus yang dialami masyarakat adat Poco Leok menunjukkan bahwa konflik pembangunan kerap disertai praktik intimidasi, kriminalisasi, serta berbagai bentuk tekanan terhadap warga yang menolak proyek yang dianggap mengancam keberlanjutan hidup mereka.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Sejak rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu Unit 5 dan 6 diperluas ke wilayah Poco Leok, masyarakat adat dari sepuluh kampung adat atau gendang di wilayah tersebut secara konsisten menyuarakan penolakan. Mereka khawatir proyek tersebut akan berdampak pada tanah ulayat, sumber air, lahan pertanian, serta tatanan sosial budaya masyarakat adat yang telah terbangun selama generasi.

Baca Juga :  Divonis Pidana, IKAMAYO Desak DPD Partai Golkar NTT Pecat Adrianus Bria Seran dari Kursi Ketua DPD Malaka

Pengembangan proyek panas bumi di wilayah Poco Leok juga dinilai tidak terlepas dari berbagai persoalan mendasar terkait tata kelola lingkungan dan perlindungan wilayah adat. Hingga saat ini, kekhawatiran masyarakat mengenai potensi dampak terhadap sumber air, stabilitas tanah, serta keberlanjutan sistem pertanian lokal disebut belum dijawab secara memadai oleh pemerintah maupun pihak pengembang.

Example floating