Reformanews.Com, Bentrok di Desa Haitimuk, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali memunculkan kekhawatiran atas keamanan dan ketertiban menjelang pilkada di wilayah tersebut.
Sersan Dua (Serda) TNI Hendrik Rumanlete, Babinsa di Kecamatan Wewiku, menjadi korban kekerasan dalam insiden pelemparan batu yang terjadi pada Kamis (29/8/2024) saat ia tengah berada di tengah-tengah konvoi pendukung pasangan bakal calon Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, dan calon Wakil Bupati Felix Bere Nahak, S.Pt, dengan tagline SN-FBN.
Menurut laporan, saat melintas di jalan sebelum bangunan kapela di Desa Haitimuk, sekelompok pemuda tak dikenal melempari batu ke arah Serda Hendrik.
Batu tersebut mengenai dadanya, memaksanya turun dari kendaraan dan mencari perlindungan di rumah terdekat yang bercat kuning. Di dalam rumah tersebut, Serda Hendrik menemukan ABS, seorang tokoh masyarakat, bersama tiga Kapolsek dari wilayah Malaka Barat, Weliman, dan Wewiku yang tengah bersantai.














