Aset Negara Dipakai Keluarga, Kepsek SDK Bolan Disorot Publik
MALAKA, RFC – Dugaan penyalahgunaan kendaraan dinas kembali mencuat di sektor pendidikan. Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Bolan, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, disorot publik setelah motor dinas yang melekat pada jabatannya diduga digunakan untuk kepentingan pribadi keluarga atau ponakan, termasuk untuk urusan kuliah.
Informasi yang dihimpun ReformaNews menyebutkan, sepeda motor dinas yang seharusnya menunjang kegiatan operasional sekolah justru kerap terlihat digunakan di luar konteks kedinasan. Sejumlah warga dan orang tua murid mengaku motor tersebut lebih sering dipakai oleh pihak keluarga kepala sekolah dibandingkan untuk aktivitas pendidikan.
“Kami sering lihat motor itu dipakai bukan oleh kepala sekolah, tetapi oleh keluarga atau ponakannya. Dipakai ke luar, bahkan bukan jam sekolah. Padahal itu motor negara,” ujar seorang warga Malaka Tengah yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Praktik tersebut, jika terbukti, berpotensi melanggar ketentuan pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah (BMN/D), yang secara tegas membatasi penggunaan kendaraan dinas hanya untuk menunjang pelaksanaan tugas jabatan. Penggunaan untuk kepentingan pribadi, apalagi keluarga, dinilai melanggar etika birokrasi dan prinsip akuntabilitas publik.














