Perwakilan Caritas Australia, Stefania, menyampaikan bahwa selama ini pihaknya hanya menerima laporan dalam bentuk foto dan dokumentasi. Namun melalui kunjungan lapangan ini, mereka dapat melihat langsung dampak nyata dari program yang telah dijalankan.
“Kami biasanya hanya melihat melalui foto dan laporan, tetapi hari ini kami datang langsung untuk melihat di lapangan. Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Nauke Kusa dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada YMTM atas program yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya melalui USBP. Ia menjelaskan bahwa program tersebut memberikan kemudahan bagi warga dalam memenuhi kebutuhan mendesak, seperti biaya pengobatan maupun keperluan lainnya.
Menurutnya, sistem yang diterapkan juga lebih humanis karena masyarakat masih diberikan kelonggaran waktu ketika mengalami keterlambatan pembayaran, berbeda dengan lembaga lain yang cenderung menekan.
“Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas program pemberdayaan di Desa Nauke Kusa,” ungkapnya.














