“Almarhumah termasuk anggota yang sangat aktif dalam menabung dan menjalankan kewajibannya sebagai anggota koperasi,” ungkap Ibu Ida seorang staf Kopdit Obor Mas Cabang Atambua saat penyerahan santunan.
Almarhumah meninggalkan dua orang anak yang kini menjadi bagian dari keluarga yang menerima manfaat santunan tersebut. Kehadiran santunan duka ini diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang tengah berduka sekaligus menjadi bukti bahwa nilai kebersamaan dalam koperasi tetap hidup dan dirasakan oleh setiap anggota.
Dalam kesempatan tersebut, petugas Kopdit Obor Mas Cabang Atambua Ibu Ida juga mengajak masyarakat untuk membiasakan diri menabung sebagai langkah penting dalam membangun masa depan ekonomi keluarga yang lebih baik. Menurutnya, menabung bukan hanya soal menyimpan uang, tetapi juga tentang mempersiapkan diri menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan.
“Kopdit Obor Mas hadir bukan hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam merencanakan masa depan yang lebih sejahtera. Dengan menabung secara rutin, masyarakat dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak, kesehatan keluarga, pengembangan usaha, hingga kebutuhan mendesak lainnya. Karena itu, jika ingin menabung dengan aman, bertumbuh bersama, dan memperoleh berbagai manfaat, Kopdit Obor Mas adalah salah satu solusi yang tepat,” ujarnya.












