Pemerintah Indonesia melihat Rusia sebagai mitra strategis yang memiliki peran signifikan dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi global. Oleh karena itu, penguatan kerja sama di berbagai sektor dinilai krusial untuk mendukung kepentingan nasional sekaligus memperluas pengaruh diplomasi Indonesia di panggung internasional.
Sebelumnya, Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Minggu (12/4/2026) pukul 23.10 WIB. Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Langkah diplomasi ini menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dan konstruktif dalam membangun kemitraan global yang saling menguntungkan, sekaligus memperkuat peran strategis di tengah perubahan lanskap ekonomi dan politik dunia.














