Example floating
Example floating
Berita

Pemuda Muhammadiyah NTT Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Berpotensi Hambat Kinerja

Avatar photo
×

Pemuda Muhammadiyah NTT Nilai Wacana Polri di Bawah Kementerian Berpotensi Hambat Kinerja

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfons |  Editor: Redaksi
pemuda-muhammadiyah-ntt-nilai-wacana-polri-di-bawah-kementerian-berpotensi-hambat-kinerja

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Menurut Taufik, Polri merupakan salah satu pemangku kepentingan strategis dalam pembangunan nasional. Karena itu, desain kelembagaan yang terlalu birokratis dikhawatirkan akan memperlambat respons institusi kepolisian terhadap dinamika sosial, keamanan, dan kebutuhan masyarakat.
Selain soal efektivitas kerja, ia juga menekankan pentingnya menjaga independensi Polri. Penempatan Polri di bawah kementerian dinilai berisiko membuka ruang intervensi politik yang dapat memengaruhi profesionalisme aparat penegak hukum.

Baca Juga :  WALHI NTT Alarm Bahaya! Tambang Emas Ilegal Ancam Penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti

“Apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian, terdapat risiko politisasi institusi kepolisian yang bisa mengganggu netralitas dan independensinya,” kata Taufik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ia menilai, pengalaman selama ini menunjukkan bahwa sistem komando terpusat dengan Polri berada langsung di bawah Presiden justru memungkinkan institusi tersebut bergerak cepat dalam mendukung berbagai kebijakan pemerintahan, termasuk program-program strategis Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Januarius Defatima Minta Pemkab Belu Beri Perhatian Serius terhadap Kemajuan Sepak Bola

“Fakta di lapangan memperlihatkan bahwa dengan sistem yang ada sekarang, Polri relatif cepat merespons kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa Polri tidak perlu ditempatkan di bawah kementerian,” ujarnya.

Example floating