Example floating
Example floating
Berita

Kapasitas Terminal Mini, Parkir Liar Merajalela di Kota Soe

Avatar photo
×

Kapasitas Terminal Mini, Parkir Liar Merajalela di Kota Soe

Sebarkan artikel ini
Reporter: Maklon Efi |  Editor: Redaksi
kapasitas-terminal-mini-parkir-liar-merajalela-di-kota-soe

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Ketidakcukupan ini mendorong banyak sopir dan pemilik kendaraan mencari area alternatif untuk berhenti dan menurunkan penumpang, yang akhirnya menjelma menjadi parkiran liar di tepi jalan, depan toko, hingga area non-komersial.

“Dimana ada penumpang, di situ mereka ngetem (parkir menunggu). Karena kalau mereka masuk terminal, sering penuh atau aksesnya terbatas,” tambah Apolos.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Soal Terminal: Dishub Sudah Bertindak, Tapi Tak Efektif

Pemerintah Kabupaten TTS, melalui Dinas Perhubungan, mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk menertibkan keberadaan parkir liar. Mulai dari pemberian surat himbauan, penegasan administratif, hingga penindakan lapangan terhadap kendaraan-kendaraan yang bandel.

Baca Juga :  Pemerintah Desa Weoe,Prioritaskan Rumah Layak Huni dan Bantuan bagi Lansia Maria Bano

Namun, menurut Apolos, tindakan tersebut belum membuahkan hasil jangka panjang.

“Kalau kita di lapangan, mereka patuh. Tapi begitu kita tinggalkan lokasi, besoknya mereka kembali parkir di tempat semula,” ujarnya dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Kepala Kanwil ATR/BPN NTT: Reforma Agraria Bukan Sekadar Sertipikat, Tapi Jalan Menuju Kesejahteraan Petani

Masalah ini disebut tidak hanya menyulitkan operasional Dishub, tapi juga berdampak pada wajah kota, kelancaran lalu lintas, hingga potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir yang tidak resmi.

Example floating