Example floating
Example floating
Berita

Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan

Avatar photo
×

Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan
Ket/foto Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Atambua periode 2026/2027 (Fransiskus Tedi Bere)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC — Antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Belu dalam beberapa waktu terakhir mendapat sorotan dari Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Atambua St. Yohanes Paulus II Periode 2026/2027.

Baca Juga :  Bank NTT Perkuat SDM dan Inovasi Melalui Kemitraan dengan Bank Jatim

 

PMKRI menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena antrean panjang tidak hanya menyita waktu masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi dan kebutuhan sehari-hari warga.

 

Hal itu disampaikan Tedi Bere selaku GERMAS PMKRI Cabang Atambua melalui pesan WhatsApp kepada media ini pada 26 September 2026.

Baca Juga :  Mandataris PMKRI Tambolaka Ajak Kader Konsisten Perjuangkan Kaum Tertindas

 

Menurut Tedi, masyarakat membutuhkan BBM untuk berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, berdagang, mengangkut hasil pertanian, menjalankan usaha hingga memenuhi kebutuhan keluarga.

 

“Antrean panjang yang terjadi tidak boleh dianggap sebagai keadaan yang biasa. Masyarakat membutuhkan BBM untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Pemerintah dan pihak terkait perlu memastikan apa yang sebenarnya terjadi, apakah persoalannya berkaitan dengan pasokan, distribusi, peningkatan kebutuhan, pelayanan, atau faktor lainnya,” ujar Tedi.

Example floating