Example floating
Example floating
Berita

Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan

Avatar photo
×

Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Antrean Panjang BBM di Belu Disorot, PMKRI Minta DPRD dan Kepolisian Perkuat Pengawasan
Ket/foto Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Atambua periode 2026/2027 (Fransiskus Tedi Bere)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

 

Karena itu, PMKRI mendorong adanya koordinasi antara DPRD Kabupaten Belu, pemerintah daerah, Pertamina, pengelola SPBU dan aparat penegak hukum.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

 

“Kami tidak sedang mencari siapa yang harus disalahkan. Kami mendorong semua pihak menjalankan kewenangannya masing-masing. DPRD memperkuat pengawasan, kepolisian mengawasi dan menindak apabila ditemukan pelanggaran, sementara pemerintah dan pihak pengelola memastikan pelayanan serta distribusi berjalan dengan baik,” jelas Tedi.

Baca Juga :  Deker Ambruk Akibat Longsor, Akses Jalan Raakfau di Desa Babulu Lumpuh, Warga Minta Tindakan Cepat Pemerintah Kabupaten Malaka

 

Ia juga mengapresiasi apabila pemerintah maupun aparat telah melakukan pemantauan terhadap kondisi SPBU. Namun, menurutnya, pemantauan tersebut perlu dilanjutkan dengan evaluasi dan langkah konkret sesuai hasil yang ditemukan di lapangan.

Baca Juga :  Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua Konsolidasi Massa, Soroti Dugaan Penyalahgunaan Rujab Ketua DPRD Belu

 

Atas kondisi tersebut, PMKRI Cabang Atambua St. Yohanes Paulus II Periode 2026/2027 menyampaikan sejumlah tuntutan dan dorongan, yakni:

 

1. Meminta DPRD Kabupaten Belu memperkuat fungsi pengawasan terhadap ketersediaan, pasokan dan distribusi BBM di Kabupaten Belu.

Example floating