Example floating
Example floating
Berita

BLT Penyandang Disabilitas di Desa Webetun Diduga Dialihkan Tanpa Berita Acara, Warga Minta Inspektorat Turun Tangan

Avatar photo
×

BLT Penyandang Disabilitas di Desa Webetun Diduga Dialihkan Tanpa Berita Acara, Warga Minta Inspektorat Turun Tangan

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BLT Penyandang Disabilitas di Desa Webetun Diduga Dialihkan Tanpa Berita Acara, Warga Minta Inspektorat Turun Tangan
Potret Aplonia Baki

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

BLT Penyandang Disabilitas di Desa Webetun Diduga Dialihkan Tanpa Berita Acara, Warga Minta Inspektorat Turun Tangan

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Desa Webetun, Kecamatan Rinhat, Kabupaten Malaka, kembali menjadi sorotan. Pasalnya, salah satu penerima manfaat BLT yang disebut merupakan penyandang disabilitas, Agustinus Sayo, diduga mengalami peralihan sebagai penerima manfaat tanpa disertai berita acara peralihan.

Baca Juga :  Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Untuk PON 2028, Pemerintah Pusat Siap Membangun Stadion Nasional di NTT

 

Dugaan tersebut disampaikan Aplonia Baki, warga Desa Webetun yang juga merupakan adik sepupu dari Agustinus Sayo. Saat diwawancarai media ini di kediamannya di Desa Webetun, Senin (27/7/2026), Aplonia mempertanyakan alasan peralihan penerima manfaat BLT tersebut.

Baca Juga :  Bentrok Warga di Dusun Obasan Memanas, Rumah Rusak – Kadus Fransiskus Soares: Polisi Sektor Raimanuk Sudah Dihubungi Tapi Belum Datang.

 

Menurut Aplonia, dirinya mempertanyakan apakah proses peralihan penerima manfaat BLT terhadap Agustinus Sayo telah dilakukan sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku. Ia mengaku belum mengetahui adanya surat atau berita acara resmi terkait peralihan tersebut.

Baca Juga :  Saatnya Masyarakat Desa Maktihan Menggugat: Dugaan Rangkap Jabatan Pj Kades Tuai Sorotan Publik

 

“Kalau memang ada peralihan penerima BLT, harusnya ada berita acara peralihannya. Saya mau tahu, kenapa bisa dialihkan dan siapa yang mengalihkan,” ujar Aplonia.

Example floating