Pernyataan tersebut disampaikan Jefrianus dalam suasana penuh kesedihan. Ia mengaku sulit menerima kenyataan atas kepergian ayahnya dan hingga kini masih menunggu kejelasan mengenai proses hukum atas kasus tersebut.
Sebagai anak kandung almarhum Samuel Fahik, Jefrianus berharap pihak kepolisian dapat memberikan informasi yang jelas kepada keluarga terkait perkembangan penyelidikan maupun penyidikan kasus tersebut.
Ia juga meminta agar proses hukum dilakukan secara terbuka dan profesional sehingga keluarga korban dapat mengetahui perkembangan perkara yang telah mereka tunggu selama berbulan-bulan.
“Kami hanya meminta keadilan. Kami ingin tahu sampai di mana proses hukum kasus ayah kami. Kami berharap Polres Malaka bisa memberikan penjelasan kepada keluarga,” katanya.
Jefrianus menegaskan bahwa dirinya tidak ingin persoalan tersebut berujung pada tindakan di luar hukum. Ia berharap aparat penegak hukum dapat segera memberikan kepastian sehingga keluarga tidak terus berada dalam ketidakpastian dan rasa kecewa.














