“Beberapa titik yang sudah selesai ditangani di antaranya Tuasene, jembatan putus yang sebelumnya menghambat akses juga sudah selesai diperbaiki, kemudian Finono, Basmuti, dan Halme. Sementara titik Bonleu masih dalam proses pengerjaan, dan alat berat sudah berada di lokasi,” jelasnya.
Selain itu, masih terdapat dua titik lain yang sedang dalam tahap koordinasi lanjutan, yakni Linamnutu dan Netutnana.
“Untuk Linamnutu nanti akan dikerjakan oleh Balai Sungai, sedangkan Netutnana masih dikoordinasikan dengan pihak Provinsi karena itu merupakan ruas jalan provinsi,” tambah Wakil Bupati.
Di sektor permukiman, longsor juga mengakibatkan kerusakan pada sembilan rumah warga yang tersebar di beberapa wilayah.
“Berdasarkan data kejadian tanggal 24 April 2026, terdapat satu rumah rusak di Oenai, tiga rumah di Tunis, dan lima rumah di Lobus,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, Dinas Sosial bersama BPBD dijadwalkan turun langsung ke lokasi untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.














