Ia juga menyatakan, apabila tidak ada langkah konkret dari pemerintah, maka pihaknya bersama sejumlah aliansi akan menggelar aksi demonstrasi pada 1 Mei 2026 bertepatan dengan Hari Buruh Internasional.
Hingga berita ini ditayangkan, polemik antara kedua pihak masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.











