Example floating
Example floating
Berita

Video Jadi Bukti, Bukan Fitnah? Pihak PS Angkat Bicara di Tengah Polemik Taneotob

Avatar photo
×

Video Jadi Bukti, Bukan Fitnah? Pihak PS Angkat Bicara di Tengah Polemik Taneotob

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Video Jadi Bukti, Bukan Fitnah? Pihak PS Angkat Bicara di Tengah Polemik Taneotob
Video Jadi Bukti, Bukan Fitnah? Pihak PS Angkat Bicara di Tengah Polemik Taneotob

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Kuasa hukum pelapor, Ma Putra Dapatalu, SH., menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada 27 Oktober 2025 sekitar pukul 12.50 WITA di mess milik kliennya di Desa Taneotob. Saat itu, PS datang untuk membahas urusan pekerjaan, namun diduga telah mengaktifkan perekaman video di telepon genggamnya tanpa sepengetahuan kliennya.

Baca Juga :  PMKRI Atambua Sorot Dugaan Pungli di Terminal Lolowa: Karcis Rp5 Ribu, Tapi Sopir Dipalak Rp10 Ribu!

“Klien kami tidak mengetahui bahwa dirinya sedang direkam. Beberapa waktu kemudian, muncul laporan ke Dinas Kesehatan dan BKD yang menuduh klien kami melakukan tindakan asusila, padahal hal tersebut tidak pernah terjadi,” ungkap Putra saat mendampingi kliennya di Mapolres TTS.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ia juga menyoroti dampak dari beredarnya video tersebut, yang menurutnya telah merugikan kliennya secara profesional maupun pribadi. Nonny, kata dia, sempat diproses secara kedinasan, diturunkan dari jabatan Kepala Puskesmas menjadi staf administrasi, hingga akhirnya dimutasi ke Puskesmas Boking.

Baca Juga :  Dengan Mata Berkaca-kaca, Mama Martina Mencari Keadilan di Polres Malaka

“Dampaknya sangat besar, tidak hanya terhadap karier klien kami, tetapi juga kondisi psikologisnya dan keluarga. Kami menilai tindakan tersebut telah memenuhi unsur pidana,” tegasnya.

Example floating