Di sela kegiatan, Kepala Dusun Oekofu, Deni Manek, mengungkapkan bahwa kondisi jaringan air bersih di wilayah tersebut sudah cukup memprihatinkan. Ia menyebut banyak pipa mengalami kebocoran karena usia yang sudah tua.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah untuk pengadaan pipa baru. Selama ini warga terpaksa menambal pipa menggunakan ban dalam motor agar air tetap mengalir,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan air bersih sangat vital, tidak hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung aktivitas pendidikan di wilayah tersebut. Dusun Oekofu diketahui menjadi lokasi beberapa fasilitas umum seperti SMAK St. Agustinus Raimanuk dan PAUD Dasarai yang sangat bergantung pada ketersediaan air.
Ia juga menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga fasilitas umum. “Kita semua harus punya tanggung jawab untuk merawat sumber air dan jaringan pipa. Gotong royong seperti ini menjadi kunci agar kebutuhan air tetap terpenuhi,” tambahnya.
Dari hasil kegiatan, beberapa titik krusial jalur pipa berhasil diperbaiki dan aliran air mulai kembali normal di sebagian wilayah.














