Example floating
Example floating
Berita

Dipaksa Mundur dari PKH, Warga Halimodok Tuding Pendamping PKH Bertindak Sewenang-wenang

Avatar photo
×

Dipaksa Mundur dari PKH, Warga Halimodok Tuding Pendamping PKH Bertindak Sewenang-wenang

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Dipaksa Mundur dari PKH, Warga Halimodok Tuding Pendamping PKH Bertindak Sewenang-wenang
Dipaksa Mundur dari PKH, Warga Halimodok Tuding Pendamping PKH Bertindak Sewenang-wenang

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan tidak adanya proses verifikasi langsung atau klarifikasi dari pihak pendamping sebelum keputusan penghentian bantuan dilakukan.

Selain Mama Agata, dalam wawancara tersebut juga terungkap bahwa ada penerima manfaat lain yang mengalami hal serupa. Salah satunya adalah Florentina Lubar, penerima PKH kategori disabilitas yang juga disebut diberhentikan dari program.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Bukan hanya saya, ada juga penerima lain, termasuk yang disabilitas, yang diberhentikan. Ini sangat tidak adil karena mereka sangat membutuhkan bantuan,” tambahnya.

Baca Juga :  Sengketa Tanah Warnai Pembangunan SMAN Perbatasan Lamaknen Selatan, Kuasa Hukum Penggugat Minta Aktivitas Dihentikan Sementara

Mama Agata menilai tindakan pendamping PKH tersebut dilakukan secara sepihak dan tanpa prosedur yang jelas. Ia juga mengaku tidak pernah dilibatkan dalam musyawarah atau proses pendataan ulang sebagaimana mestinya dalam mekanisme PKH.

Baca Juga :  Akses Jalan Rusak di Desa Renrua Ancam Keselamatan dan Hambat Ekonomi Warga, Tokoh Pemuda Minta Atensi Pemerintah

Dalam kesempatan wawancara itu, ia meminta Dinas Sosial Kabupaten Belu untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum pendamping PKH Desa Halimodok.

“Kami minta Dinas Sosial segera periksa dan kalau terbukti, pendamping itu harus diberhentikan. Jangan sampai masyarakat kecil terus dirugikan,” tegasnya.

Example floating