Ketua Umum IMAPELTIS Kefamenanu menyayangkan kondisi tersebut. Ia menilai pelayanan terhadap masyarakat belum berjalan secara maksimal, mengingat banyak warga yang masih harus mencari air setelah pulang dari kebun.
“Ini sangat disayangkan. Orang tua kita yang setiap hari bekerja di kebun, ketika pulang pada sore hari masih harus mencari air untuk mandi maupun memasak. Padahal air bersih adalah kebutuhan dasar yang seharusnya dipastikan tersedia,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan fungsi dan tanggung jawab pengelola PAM air bersih yang telah dipercayakan oleh pemerintah desa.
“Yang menjadi pertanyaan adalah apa sebenarnya fungsi pengelola PAM air bersih yang dipercaya oleh desa? Apakah kurang diperhatikan oleh pemerintah desa ataukah tidak mendapatkan dukungan yang layak sehingga tidak menjalankan tugas dengan baik,” tambahnya.
Menurutnya, persoalan ini perlu segera dievaluasi oleh pemerintah desa agar distribusi air bersih dapat kembali berjalan normal dan masyarakat tidak terus mengalami kesulitan.














