Example floating
Example floating
Berita

Ritual Adat Digelar, Pantai Ditutup Sementara untuk Pencarian Dito yang Tenggelam

Avatar photo
×

Ritual Adat Digelar, Pantai Ditutup Sementara untuk Pencarian Dito yang Tenggelam

Sebarkan artikel ini
Reporter: Alfonso |  Editor: Admin
Ritual Adat Digelar, Pantai Ditutup Sementara untuk Pencarian Dito yang Tenggelam

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Tokoh adat setempat menjelaskan bahwa ritual tersebut bertujuan memohon petunjuk kepada leluhur dan penjaga alam agar proses pencarian dapat berjalan lancar serta korban dapat segera ditemukan. Selama ritual berlangsung, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai demi menjaga kesakralan prosesi.

Baca Juga :  PMKRI Atambua Desak Dinas Sosial Belu Segera Copot Pendamping PKH, Diduga Bertindak Sewenang-wenang di Desa Halimodok

Penutupan sementara ini juga dimaksudkan untuk menghormati suasana duka keluarga korban sekaligus menghindari keramaian yang dapat mengganggu konsentrasi tim pencari di lapangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Warga berharap, melalui perpaduan antara upaya pencarian secara fisik dan doa secara adat, keberadaan Dito, pelajar SMP asal Fatukoan, Kecamatan Rinhat, dapat segera diketahui sehingga keluarga memperoleh kepastian dan dapat menutup duka yang mereka alami.

Baca Juga :  Gedung Polsek Lama di Renrua Terlantar, Mantan Ketua HIMAR Desak Kejelasan Status dan Pemanfaatan

Peristiwa ini sekaligus menunjukkan kuatnya nilai adat di Kabupaten Malaka, di mana masyarakat masih memegang teguh tradisi leluhur dalam menghadapi peristiwa duka, serta menjadikan ritual adat sebagai bagian penting dari cara kolektif untuk mencari harapan, makna, dan penghiburan di tengah tragedi.

Example floating