Malaka, RFC – Suasana haru dan semangat berkumpul di halaman SMA Negeri Halioan pada 29 September 2025 ketika seluruh warga sekolah — kepala sekolah, guru, siswa, dan orangtua — menyambut kedatangan Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Sekolah Dasar, dan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Penyambutan penuh warna itu ditandai dengan pertunjukan gong, tarian Likurai, serta Bidu Malaka yang dibawakan oleh siswa-siswi sekolah, menegaskan bahwa proses akreditasi tak hanya soal angka di lembar penilaian, tetapi juga soal identitas dan perjuangan komunitas sekolah.
Tim asesor dipimpin oleh Drs. Yulius Seran Bria, MM, didampingi Ibu Urni Babys, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutan pembuka, Yulius menekankan pentingnya akreditasi sebagai proses yang “terbaca” di tingkat daerah hingga nasional. “Apa yang Bapak-Ibu lakukan di SMA Halioan akan terbaca juga di Jakarta,” tegas Yulius, diiringi tepuk tangan meriah dari hadirin.
Ia menegaskan bahwa peran asesor adalah melakukan penilaian melalui asesmen lapangan yang bersifat verifikasi, validasi, dan konfirmasi — bukan hanya sekadar membaca berkas.






