“Kami tetap berusaha jalankan tugas, tapi kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Kami berharap segera ada perhatian dari pemerintah,” ungkapnya.
Dengan jumlah 68 siswa yang masih aktif belajar, kondisi ini menjadi alarm keras bagi dunia pendidikan. Bangunan yang nyaris roboh tak hanya menghambat proses belajar, tetapi juga mengancam keselamatan generasi masa depan yang sedang menuntut ilmu.
Harapan besar kini disuarakan oleh para guru dan siswa agar pemerintah segera membangun gedung sekolah yang layak.
Mereka mendambakan ruang belajar yang aman, nyaman, dan bermartabat, agar proses pendidikan dapat berjalan tanpa rasa takut. Waktu terus berjalan, dan mereka berharap bantuan itu datang secepat mungkin sebelum hal yang tidak diinginkan benar-benar terjadi.














