Example floating
Example floating
Pendidikan

AI Masuk Kampus, Undana Ingatkan Ancaman Erosi Berpikir Kritis Mahasiswa

Avatar photo
×

AI Masuk Kampus, Undana Ingatkan Ancaman Erosi Berpikir Kritis Mahasiswa

Sebarkan artikel ini
ai-masuk-kampus-undana-ingatkan-ancaman-erosi-berpikir-kritis-mahasiswa
AI Masuk Kampus, Undana Ingatkan Ancaman Erosi Berpikir Kritis Mahasiswa

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Literasi data, analisis kritis, kemampuan memecahkan masalah, rekayasa sosial, serta prinsip etis menjadi kompetensi yang perlu diperkuat.

Dengan pendekatan tersebut, AI tidak diposisikan sebagai pengganti mahasiswa maupun dosen.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Teknologi digunakan sebagai alat yang membantu proses belajar, sementara kemampuan manusia dalam memberikan makna, menilai risiko, dan mengambil keputusan tetap menjadi pusat pembelajaran.

Baca Juga :  USBK SMA Sinar Nusantara Angkaes Berjalan Lancar, 137 Siswa Ikut Ujian

Dekan FISIP Undana, Prof. Dr. William Djani, M.Si., mengatakan AI telah berkembang dari sekadar alat menjadi mitra berpikir.

Perubahan tersebut harus dijawab dengan sistem pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan adaptif tanpa kehilangan nilai kemanusiaan.

Baca Juga :  SIT Darul Fikri Makassar Melangkah ke Level Internasional, Bangun Fasilitas Kolam Renang Baru

“Kita hidup di era di mana AI tidak lagi sekadar alat, tetapi sudah menjadi mitra berpikir,” ujar William.

Menurut dia, pembelajaran berbasis outcome memastikan pendidikan tidak berhenti pada pertanyaan mengenai berapa banyak materi yang telah disampaikan.

Baca Juga :  HMS Genjot Data Sekolah, Kekurangan Sarpras Dibedah untuk Cari Solusi

Fokusnya adalah apa yang mampu dilakukan mahasiswa setelah menyelesaikan proses pembelajaran.

Example floating