AHY menegaskan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk mempercepat proses penyelesaian distribusi tanah melalui program reforma agraria ini.
“Saya diamanahkan langsung oleh Presiden untuk menuntaskan masalah-masalah agraria yang masih tertunda. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk memastikan bahwa masyarakat, khususnya di NTT, dapat memperoleh hak-hak mereka atas tanah,” lanjutnya.
“Kami berharap, dengan adanya sertipikat ini, masyarakat bisa lebih tenang dalam mengelola tanah mereka dan memanfaatkannya untuk kegiatan produktif.”
Dukungan untuk Eks Pejuang Timor Timur
Dalam kesempatan ini, AHY juga memberikan perhatian khusus kepada eks pejuang Timor Timur yang telah memilih tetap setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Mereka menerima sertipikat tanah sebagai bagian dari pengakuan negara atas kontribusi dan pengorbanan mereka.
“Kepada para eks pejuang Timor Timur, terimalah rasa hormat dan apresiasi kami. Keberanian kalian dalam mempertahankan keutuhan bangsa adalah teladan bagi kita semua. Tanah yang kami serahkan hari ini bukan hanya sekadar aset, tetapi juga simbol pengakuan negara atas jasa dan pengorbanan yang luar biasa,” ungkap AHY dengan penuh penghargaan.














