Presiden Prabowo juga menunjukkan solidaritas yang kuat terhadap perjuangan rakyat Palestina. Ia menegaskan komitmen Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina dan siap memberikan dukungan lebih lanjut dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang terjadi di sana.
“Kita memiliki prinsip untuk membela mereka yang tertindas di seluruh dunia, dan karena itu kita mendukung penuh kemerdekaan rakyat Palestina,” kata Presiden dengan penuh ketegasan.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi tinggi kepada pendahulunya, terutama kepada Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang dinilainya berhasil membawa Indonesia melewati berbagai tantangan berat, termasuk pandemi COVID-19.
“Terima kasih kepada Pak Jokowi. Anda akan selalu dikenang sebagai salah satu putra terbaik bangsa Indonesia,” ucapnya dengan tulus.
Sebagai penutup pidatonya, Presiden Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mengesampingkan segala bentuk permusuhan dan kebencian. Ia menegaskan pentingnya membangun masa depan bangsa dengan semangat gotong-royong dan persatuan, yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.
“Mari kita hentikan semua permusuhan. Bangun kembali semangat kerukunan dan gotong-royong, inilah ciri khas bangsa kita,” tutupnya dengan penuh harapan.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pemimpin negara sahabat, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, serta mantan Wakil Presiden seperti Try Sutrisno, Jusuf Kalla, dan Boediono. Selain itu, hadir pula para pimpinan lembaga negara, ketua umum partai politik, dan utusan khusus dari negara-negara sahabat.














