Sesuai prosedur keselamatan, operasional alat berat wajib dihentikan sementara setiap kali guncangan terjadi. Seperti yang dialami tim pada Kamis siang, ketika gempa susulan M 6,0 mengguncang wilayah tersebut selama kurang lebih 10 detik. Seluruh aktivitas pengerjaan seketika dihentikan total demi menjamin keselamatan para personel.
Pemulihan Jaringan Telekomunikasi
Timbunan longsor sebelumnya juga sempat menimpa jalur kabel serat optik yang mengakibatkan gangguan jaringan komunikasi di koridor Ende–Nagekeo. Namun, berkat koordinasi lintas sektor di lapangan, kendala jaringan telekomunikasi tersebut saat ini telah berhasil dipulihkan secara bertahap.

Usai pembersihan material jalan dan pemulihan jalur komunikasi, fokus pekerjaan kini bergeser ke tahap antisipatif. Tim teknis akan melakukan penguatan struktur tebing guna mencegah longsor susulan, sekaligus memetakan langkah revitalisasi infrastruktur agar ketahanan jalur vital ini semakin tangguh di masa depan.














