Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Kepala SDI Soe Ungkap Fakta Baru di Balik Kasus Keracunan MBG: “Makanan Datang Terlambat dan Beraroma Basi”

Avatar photo
×

Kepala SDI Soe Ungkap Fakta Baru di Balik Kasus Keracunan MBG: “Makanan Datang Terlambat dan Beraroma Basi”

Sebarkan artikel ini
Reporter: Maklon |  Editor: Redaksi
kepala-sdi-soe-ungkap-fakta-baru-di-balik-kasus-keracunan-mbg-makanan-datang-terlambat-dan-beraroma-basi
Kepala SDI Soe Ungkap Fakta Baru di Balik Kasus Keracunan MBG: “Makanan Datang Terlambat dan Beraroma Basi”

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

“Ketika pukul 11.00 WITA, mobil pengantar MBG baru tiba di sekolah. Kami langsung menyiapkan dan membagikan ke anak-anak,” jelasnya. “Sebelum dibagikan, tim sekolah sudah membuka paket makanan, namun mungkin karena keterbatasan waktu, kami tidak sempat periksa dengan teliti.”

Baca Juga :  Ajak Kejaksaan Awasi Proyek Desa, Kades Lapeom: "Masyarakat Harus Tahu Pekerjaan Berjalan Baik

Adapun menu yang dikonsumsi hari itu terdiri dari nasi, soto ayam, bihun, tempe, dan semangka. Yermia mengaku, dirinya baru mengetahui dugaan awal penyebab keracunan setelah beberapa siswa mengeluhkan aroma yang tidak biasa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Saya tidak melihat langsung, tapi anak-anak bilang aroma sopnya seperti sudah agak basi. Karena sudah lapar dan menunggu lama, mereka tetap makan,” tutur Yermia dengan nada prihatin.

Baca Juga :  Darurat Penyelundupan! PMKRI Desak Bongkar ‘Otak Kejahatan’ BBM di Napan

Tak lama setelah makan, beberapa siswa mulai menunjukkan gejala mual, pusing, dan muntah. Guru-guru kemudian segera mengevakuasi para siswa ke Puskesmas dan RSUD Soe untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Kades Weepangali Membantah Dugaan Pelayanan Buruk, Klaim Layanan 1×24 Jam

“Total sekitar 40 siswa dari 166 murid kami yang mengalami gejala serupa. Dua guru yang ikut mencicipi makanan juga ikut keracunan,” ujar Yermia.

Example floating