Example floating
Example floating
Hukum Kriminal

Jerih Payah Belum Terbayar! Pekerja Proyek Bak Air di Kereana Tagih Hak Rp37 Juta

Avatar photo
×

Jerih Payah Belum Terbayar! Pekerja Proyek Bak Air di Kereana Tagih Hak Rp37 Juta

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
jerih-payah-belum-terbayar-pekerja-proyek-bak-air-di-kereana-tagih-hak-rp37-juta
Jerih Payah Belum Terbayar! Pekerja Proyek Bak Air di Kereana Tagih Hak Rp37 Juta

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Menurut Marito, para pekerja sangat bergantung pada upah tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama proses pengerjaan proyek, mereka bahkan mengaku tidak sempat mengerjakan pekerjaan lain, termasuk berkebun.

“Kami tidak kerja kebun karena harapan kami ada di upah kerja itu. Sekarang kami bingung harus bagaimana untuk menafkahi keluarga,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Ia menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai dengan kesepakatan awal. Karena itu, para pekerja berharap hak mereka segera dipenuhi oleh pihak yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.

Baca Juga :  GMNI NTT Meledak! Desak Propam Polres Malaka Usut Brutalnya Bripka AB Aniaya Tiga Pemuda Builaran

Marito menyebut kontraktor yang menangani proyek pembangunan bak penampung air tersebut adalah Toko Rival Boas yang dikenal masyarakat dengan panggilan Bos Mus.

Para pekerja mengaku kecewa karena merasa telah mengorbankan tenaga dan waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, tetapi hingga kini belum mendapatkan pembayaran sebagaimana yang dijanjikan.

Baca Juga :  Komodo Diperdagangkan, Negara Kecolongan: Manggarai Timur Disorot Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi

Mereka berharap pihak kontraktor segera memberikan kepastian terkait pembayaran upah agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan tidak merugikan para pekerja yang telah menyelesaikan pekerjaan.

Example floating