“Kami meminta SPPG Umalawain ditutup total sementara waktu sampai seluruh proses pemeriksaan dan evaluasi selesai serta ada kepastian bahwa makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar aman,” tegasnya.
ITAKANRAI juga meminta pengelola dan pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan MBG di SDK Kabukalaran memberikan penjelasan secara terbuka kepada orang tua siswa dan masyarakat.
Jika hasil pemeriksaan nantinya menemukan adanya kelalaian dalam proses penyediaan, pengolahan, penyimpanan maupun pendistribusian makanan, ITAKANRAI meminta agar pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, seluruh tahapan penyediaan makanan MBG, mulai dari pengadaan bahan, pengolahan, penyimpanan hingga pendistribusian kepada siswa, diminta untuk dievaluasi secara menyeluruh.
Menurut ITAKANRAI, evaluasi tersebut penting untuk memastikan kejadian serupa tidak kembali terjadi sekaligus memberikan rasa aman kepada siswa, guru dan orang tua.
“Kami menghormati proses pemeriksaan yang sedang berjalan. Namun, apa pun hasilnya nanti harus disampaikan secara transparan kepada publik. Jangan sampai persoalan ini berhenti tanpa kejelasan,” ujarnya.












