Apresiasi Disertai Kritik: BEM STISIP Fajar Timur Ingatkan Pemkab Belu Jangan Tunggu Tekanan Publik Baru Perbaiki Jalan
BELU, RFC – Respons Pemerintah Kabupaten Belu dan DPRD Belu terhadap kerusakan jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan akhirnya muncul setelah persoalan tersebut ramai disorot publik. Namun di balik apresiasi yang diberikan, mahasiswa mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menunggu tekanan masyarakat terlebih dahulu sebelum bergerak memperbaiki persoalan mendasar.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Fajar Timur Atambua, Melfridus Kali, menyampaikan penghargaan atas langkah pemerintah yang mulai merespons kondisi akses jalan rusak di Desa Debululik dan beberapa wilayah sekitarnya. Respons tersebut dinilai sebagai sinyal positif bahwa aspirasi masyarakat akhirnya didengar.
Namun, menurut Melfridus, langkah tersebut tidak boleh menutupi fakta bahwa persoalan infrastruktur di wilayah tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama tanpa penanganan yang memadai.














