Di balik setiap dinding yang tegak, ada tangan-tangan masyarakat yang bekerja tanpa pamrih. Gotong royong yang terjalin bukan hanya membangun rumah, tetapi juga merawat nilai kebersamaan yang semakin langka namun tetap hidup di tengah mereka.
Kini, rumah itu bukan hanya tempat tinggal, melainkan simbol kehidupan baru yang lebih layak dan penuh harapan. Di sana, Nenek Maria Bano akan menjalani hari-hari dengan rasa aman dan nyaman, ditemani kasih dari banyak hati yang telah peduli.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising
“Kiranya Tuhan memberkati semua pihak yang telah membantu,” tutup Welly Ester Bere, dengan haru yang tak lagi terbendung, menyisakan doa bagi setiap kebaikan yang telah hadir.














