Menurut Kepala Desa, tanggul tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pengaman wilayah dari luapan Sungai Benenai, tetapi juga memiliki nilai strategis lain yang tak kalah penting, yakni sebagai jalan usaha tani.
Keberadaan tanggul memudahkan para petani dalam mengangkut hasil pertanian dari kebun menuju permukiman maupun pasar. Sebelumnya, warga kerap mengalami kesulitan akibat akses jalan yang rusak atau terendam air saat hujan deras.
“Selain menahan banjir, tanggul ini juga sangat membantu petani. Sekarang hasil pertanian bisa diangkut dengan lebih mudah dan cepat,” jelasnya.
Apresiasi untuk Pemkab Malaka
Dalam kesempatan tersebut, Norbertus Nahak juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Malaka di bawah kepemimpinan SBS–HMS yang dinilainya memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Program pembangunan tanggul ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat Malaka Barat, khususnya Desa Oanmane. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan komitmen pemerintah daerah,” tutupnya.














