Example floating
Example floating
Berita

Dua RUPS Sekaligus, Satu Komitmen Besar: Bank NTT Harus Makin Kuat dan Pro-Rakyat

Avatar photo
×

Dua RUPS Sekaligus, Satu Komitmen Besar: Bank NTT Harus Makin Kuat dan Pro-Rakyat

Sebarkan artikel ini
Reporter: Mariani  |  Editor: Redaksi
dua-rups-sekaligus-satu-komitmen-besar-bank-ntt-harus-makin-kuat-dan-pro-rakyat
Gubernur NTT, Melki Laka Lena didampingi para pemegang saham, menyampaikan keterangan Pers kepada wartawan, usai RUPS Bank NTT di Kantor Gubernur NTT, Minggu (24/5/2026). (Foto: Mariani)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Keputusan strategis lain yang dinilai menjadi tonggak baru perjalanan Bank NTT adalah pengesahan perubahan status perusahaan menjadi Perseroda. Dengan demikian, PT Bank NTT kini resmi bertransformasi menjadi Bank NTT Perseroda.

Perubahan tersebut dilakukan sesuai rekomendasi Kementerian Dalam Negeri setelah melalui konsultasi bersama Pemerintah Provinsi NTT dan DPRD Provinsi NTT.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Perubahan menjadi Perseroda sudah disepakati bersama sesuai aturan dan rekomendasi Kemendagri,” tegas Melkiades.

Baca Juga :  Gubernur NTT: PPID Harus Jadi Jantung Keterbukaan Publik NTT

Penguatan Bank NTT juga ditandai dengan tambahan penyertaan modal dari sejumlah pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi NTT menambah modal sebesar Rp30 miliar, Kabupaten Malaka Rp5 miliar, dan Kabupaten Alor Rp3 miliar.

Baca Juga :  PH Rivel Sila Bacakan Pledoi, Minta Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa dari Tuntutan 12 Tahun Penjara

Tidak hanya dalam bentuk uang tunai, forum RUPS juga menyetujui skema inbreng atau penyertaan modal melalui aset non-tunai seperti tanah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan Bank NTT ke depan.

Baca Juga :  PERMAMORA Kefamenanu Kritik DPRD dan Bupati TTU Soal Kerusakan Jalan di Miomaffo Barat

Di tengah berbagai keputusan strategis itu, Melkiades menegaskan bahwa orientasi utama Bank NTT tetap harus berpihak kepada masyarakat kecil dan sektor produktif.

Example floating