Example floating
Example floating
Berita

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni

Avatar photo
×

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni
Potret Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua dan Bupati Belu ( Wilfridus kali dan Wilibrodus Lai )

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

 

Menurut Melfridus, anggaran daerah harus diarahkan pada program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur dasar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

 

“BEM STISIP Fajar Timur Atambua mendesak DPRD Kabupaten Belu untuk mengevaluasi penggunaan anggaran daerah agar tidak terus diarahkan pada program-program yang jauh dari kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kota Kupang Bertekad Wujudkan Kampung Keluarga Berkualitas! Inisiatif Sepe Punggawa Resmi Diluncurkan

 

Ia menambahkan, selama pemerintah masih lebih mengutamakan kegiatan seremonial dibanding program yang menyentuh kebutuhan rakyat, kritik dari masyarakat sipil dan kalangan mahasiswa akan terus bermunculan.

Baca Juga :  Krisis Pelayanan Kesehatan di Belu, Ketua BEM STISIP Fajar Timur Soroti Lemahnya Tata Kelola Pemda

 

“Jika pemerintah lebih memilih membangun seremoni daripada membangun kesejahteraan rakyat, maka kritik publik akan terus bermunculan. Sebab rakyat membutuhkan bukti kerja, bukan pertunjukan yang menghabiskan uang daerah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ketua Dekranasda NTT Promosikan Tenun Lokal di HUT NTT ke-66

 

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Belu maupun pihak terkait yang menjadi objek kritik belum memberikan tanggapan resmi atas pernyataan yang disampaikan Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua.

Example floating