Example floating
Example floating
Berita

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus

Avatar photo
×

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus
POTRET BEM STISIP FAJAR TIMUR ATAMBUA ( WILFRIDUS KALI)

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kembali Tagih Janji Bupati Belu Soal Akses Jalan Kampus

 

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

BELU, RFC – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Fajar Timur Atambua kembali menagih janji Pemerintah Kabupaten Belu terkait pembangunan dan perbaikan akses jalan menuju Kampus STISIP Fajar Timur yang hingga saat ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Baca Juga :  Dugaan Tunggakan Upah Lembur di PT Telkom Nabire, Security Keluhkan Ancaman PHK Saat Menuntut Hak

 

Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua, Wilfridus Kali, dalam keterangannya kepada Reformanews.com melalui pesan WhatsApp, Senin (08/06/2026), menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh lagi menjadikan faktor cuaca sebagai alasan untuk menunda realisasi pembangunan jalan yang telah lama dijanjikan.

Baca Juga :  Dugaan Penganiayaan Karyawan Alfamart di Atambua oleh Oknum TNI Berakhir Damai, Serka Haidir Ali Beri Klarifikasi

 

“Kami berharap Bupati Belu tidak menjadikan cuaca sebagai kambing hitam untuk lari dari tanggung jawab. Saat musim hujan, alasan yang dipakai adalah cuaca. Sekarang musim kemarau telah tiba dan hujan sudah berhenti. Pertanyaannya, alasan apa lagi yang akan digunakan untuk menunda pembangunan jalan ini?” tegas Wilfridus.

Baca Juga :  Karcis Rp5 Ribu, Dipungut Rp10 Ribu: Dugaan Pungli di Terminal tipe B Lolowa Disorot, Ketua FOSMAB Belu Minta Petugas Dinas Perhubungan NTT Copot oknum tersebut

 

Menurutnya, kondisi jalan menuju kampus semakin memprihatinkan dan berdampak langsung terhadap aktivitas akademik mahasiswa maupun dosen. Jalan yang rusak parah tidak hanya menghambat mobilitas civitas akademika, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Example floating