Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa warga Desa Lotas memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.
“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dari Dusun Obaki, Fautmet, Benahe, dan Baikfeu yang begitu antusias bekerja sama dalam kegiatan reboisasi ini untuk mencegah longsor di wilayah rawan bencana,” kata Maria Theresia Toli kepada ReformaNews.com.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pendamping Desa Marianus Manuni, Ketua BPD bersama anggota, aparat desa, para kepala dusun, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung program tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pendamping Desa, Ketua BPD bersama anggota, aparat desa, para kepala dusun, dan seluruh masyarakat Desa Lotas yang sudah bekerja sama mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang dilakukan bersama ini dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.
Kepala Desa Lotas menambahkan bahwa wilayah sekitar Kilometer 10 Lotas menjadi salah satu titik prioritas penanaman karena kondisi tanah di kawasan tersebut cukup rawan longsor, terutama saat musim hujan.














