Example floating
Example floating
Berita

Pemerintah Desa Lotas Gelar Reboisasi Cegah Longsor, 600 Pohon Siap Ditanam di Wilayah Rawan Bencana

Avatar photo
×

Pemerintah Desa Lotas Gelar Reboisasi Cegah Longsor, 600 Pohon Siap Ditanam di Wilayah Rawan Bencana

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Pemerintah Desa Lotas Gelar Reboisasi Cegah Longsor, 600 Pohon Siap Ditanam di Wilayah Rawan Bencana
Potret Masyarakat Desa Lotas

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bukti nyata bahwa warga Desa Lotas memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

 

“Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat dari Dusun Obaki, Fautmet, Benahe, dan Baikfeu yang begitu antusias bekerja sama dalam kegiatan reboisasi ini untuk mencegah longsor di wilayah rawan bencana,” kata Maria Theresia Toli kepada ReformaNews.com.

Baca Juga :  Krisis Etika Ketua DPRD Belu? BEM STISIP Fajar Timur Angkat Suara Soal Atribut Partai di Rujab

 

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pendamping Desa Marianus Manuni, Ketua BPD bersama anggota, aparat desa, para kepala dusun, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung program tersebut.

Baca Juga :  BEM STISIP Fajar Timur Atambua Kritik Bupati Belu, Nilai Anggaran Daerah Lebih Banyak Dihabiskan untuk Seremoni

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pendamping Desa, Ketua BPD bersama anggota, aparat desa, para kepala dusun, dan seluruh masyarakat Desa Lotas yang sudah bekerja sama mendukung kegiatan ini. Semoga apa yang dilakukan bersama ini dapat memberikan manfaat besar bagi lingkungan dan generasi mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :  Mahasiswa Siap Kawal Janji Perbaikan Jalan, Jangan Lagi “Manis di Bibir, Pahit di Rasa”

 

Kepala Desa Lotas menambahkan bahwa wilayah sekitar Kilometer 10 Lotas menjadi salah satu titik prioritas penanaman karena kondisi tanah di kawasan tersebut cukup rawan longsor, terutama saat musim hujan.

Example floating