Menurutnya, mahasiswa Manggarai yang berada di tanah rantau dipersatukan oleh identitas budaya, bahasa, adat, serta semangat persaudaraan yang kuat. Karena itu, IMM Kefamenanu diharapkan menjadi tempat yang mampu mempererat hubungan kekeluargaan antar mahasiswa Manggarai di Kefamenanu.
“Sebagai mahasiswa Manggarai yang berada di tanah rantau, kita dipersatukan oleh identitas budaya, bahasa, adat, dan semangat persaudaraan. IMM Kefamenanu mengajarkan kita bahwa anak rantau tidak boleh berjalan sendiri. Kita harus saling merangkul, saling membantu, dan saling menguatkan dalam suka maupun duka,” katanya.
Silfanus juga menyoroti pentingnya peran para orang tua Manggarai yang berada di Kefamenanu sebagai sumber dukungan dan tempat pulang bagi mahasiswa rantau. Ia menilai perhatian dan nasihat dari para orang tua menjadi kekuatan tersendiri dalam menjaga semangat mahasiswa untuk terus berkembang.
Dalam pelantikan tersebut, IMM Kefamenanu mengusung tema: “Meneguhkan Semangat Persaudaraan dalam Jiwa Kepemimpinan Mahasiswa untuk Menjaga Identitas, Menguatkan Solidaritas, dan Mengabdi bagi Sesama.”














