Example floating
Example floating
Berita

Diduga Ada Kejanggalan Penyaluran BLT, PKH, dan Bansos di Desa Tohe Kecamatan Raihat, Warga Desak Evaluasi Data Penerima Manfaat

Avatar photo
×

Diduga Ada Kejanggalan Penyaluran BLT, PKH, dan Bansos di Desa Tohe Kecamatan Raihat, Warga Desak Evaluasi Data Penerima Manfaat

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Diduga Ada Kejanggalan Penyaluran BLT, PKH, dan Bansos di Desa Tohe Kecamatan Raihat, Warga Desak Evaluasi Data Penerima Manfaat
Diduga Ada Kejanggalan Penyaluran BLT, PKH, dan Bansos di Desa Tohe Kecamatan Raihat, Warga Desak Evaluasi Data Penerima Manfaat

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Diduga Ada Kejanggalan Penyaluran BLT, PKH, dan Bansos di Desa Tohe Kecamatan Raihat, Warga Desak Evaluasi Data Penerima Manfaat

BELU,RFC – Sejumlah warga Desa Tohe menyampaikan keluhan terkait dugaan ketidaksesuaian dalam proses pendataan serta penyaluran bantuan sosial (bansos), seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT), Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan sosial lainnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Keluhan tersebut disampaikan salah satu warga Desa Tohe yang meminta namanya dirahasiakan. Pernyataan itu diterima media ini melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga :  Gibran Luncurkan 'Lapor Mas Wapres', Warga Bisa Mengadu Langsung ke Istana Wapres

Menurut sumber tersebut, pada periode tahun 2023 hingga 2025 tercatat sekitar 700 kepala keluarga (KK) masuk dalam kategori penerima manfaat bantuan sosial di Desa Tohe. Selama kurun waktu tersebut, bantuan disebut masih berjalan dan para penerima lama tetap mendapatkan haknya tanpa adanya penghapusan data secara signifikan.

Baca Juga :  Sinergi Babinsa dan Warga, Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Renrua Dikebut di Tengah Cuaca Ekstrem

Namun, pada tahun 2026, kembali terjadi penambahan jumlah penerima manfaat baru sebanyak sekitar 173 KK. Dengan demikian, total data penerima bantuan diperkirakan mencapai sekitar 873 KK.

Example floating