Example floating
Example floating
Berita

Diduga Lamban dan Tertutup, Kasus Kematian Frans Asten Diadukan ke Polda NTT

Avatar photo
×

Diduga Lamban dan Tertutup, Kasus Kematian Frans Asten Diadukan ke Polda NTT

Sebarkan artikel ini
Reporter: Arianto |  Editor: Redaksi
Diduga Lamban dan Tertutup, Kasus Kematian Frans Asten Diadukan ke Polda NTT
Diduga Lamban dan Tertutup, Kasus Kematian Frans Asten Diadukan ke Polda NTT

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

Menurut Maxi, pihak Diskrimsus menjelaskan bahwa keluarga dipersilakan membuat surat pengaduan resmi yang ditujukan langsung kepada Kapolda NTT untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

Ia juga menuturkan bahwa pihak keluarga tidak dapat membuat laporan baru di Polda NTT karena kasus tersebut sebelumnya sudah dilaporkan di Polres Belu. Namun demikian, keluarga diminta membuat pengaduan terkait proses penanganan perkara yang dinilai lamban dan kurang transparan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

“Untuk laporan di Polda memang tidak bisa karena sudah ada laporan di Polres Belu. Tetapi kami diminta membuat pengaduan kepada Kapolda NTT terkait kronologi penanganan kasus ini yang kami nilai lamban dan tidak transparan di Polres Belu,” jelasnya.

Baca Juga :  Ironi Daerah Pesisir: Laut Luas, Kontribusi Minim bagi PAD Kabupaten Kupang

Maxi menegaskan bahwa keluarga merasa kecewa karena kasus kematian tersebut sudah berjalan hampir lima bulan, namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti dari pihak penyidik Satreskrim Polres Belu.

Baca Juga :  Ketua IKSPI Kera Sakti Cabang Malaka Lantik Pengurus Sub Ranting se-Wewiku, Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

“Kasus ini sudah hampir lima bulan, tetapi sampai sekarang tidak ada perkembangan sama sekali dari penyidik Satreskrim Polres Belu. Karena itu kami datang ke Polda NTT untuk mencari keadilan bagi saudara kami,” tegas Maxi.

Example floating