“Perhatikan detail kesekretariatan, karena ini penting untuk kelancaran organisasi. Banyak organisasi berjalan tidak maksimal karena administrasinya tidak tertata dengan baik,” ujar Frederikus Seran di hadapan para peserta POF.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kesekretariatan bukan sekadar pekerjaan administratif, tetapi merupakan sistem yang menjaga kesinambungan organisasi. Melalui dokumen dan arsip yang rapi, organisasi dapat merekam sejarah perjuangan, program kerja, hingga berbagai keputusan penting yang diambil dalam forum-forum resmi.
Menurutnya, kesekretariatan yang tertib juga menjadi indikator profesionalitas sebuah organisasi. Hal ini akan sangat membantu organisasi ketika berkoordinasi dengan berbagai pihak, baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun organisasi kemahasiswaan lainnya.
“Kalau administrasi kita rapi, komunikasi dengan pihak luar juga akan lebih mudah. Organisasi akan terlihat lebih serius dan profesional,” tambahnya.
Frederikus juga mendorong para fungsionaris untuk menjadikan sekretariat organisasi sebagai pusat aktivitas kader. Ia menilai sekretariat bukan hanya tempat menyimpan dokumen, tetapi juga ruang konsolidasi gagasan, diskusi, dan perencanaan gerakan organisasi.














