Ia juga menekankan bahwa membangun Malaka tidak cukup hanya dengan semangat, tetapi membutuhkan pemimpin yang memahami kebutuhan riil masyarakat serta mampu menghadirkan solusi melalui kerja nyata.
Dalam dinamika politik yang mulai menghangat menjelang Pilkada, nama Ronaldo Asury dinilai memiliki potensi besar. Selain dikenal aktif di tengah masyarakat, ia juga dipandang mewakili semangat regenerasi yang selama ini didorong PDI Perjuangan.
“Partai selalu membuka ruang bagi kader yang bekerja, mengabdi, dan mendapat kepercayaan rakyat. Pada akhirnya, rakyatlah yang akan menentukan siapa yang layak memimpin. Namun yang pasti, PDI Perjuangan ingin menghadirkan pemimpin yang berpihak kepada wong cilik dan bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,” tambah Andreas Hugo.
Dengan menguatnya dukungan terhadap kader-kader muda, PDI Perjuangan menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan kepemimpinan yang dekat dengan rakyat, memahami kebutuhan daerah, serta mampu membawa Kabupaten Malaka menuju pembangunan yang lebih maju, berkeadilan, dan sejahtera.














