“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Agustinus Bria Seran. Kehadiran beliau menjadi bukti bahwa masyarakat tidak berjalan sendiri. Kami percaya seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi bagian dari perjuangan beliau di DPRD Provinsi NTT,” tuturnya.
Sejak dimulai hingga berakhir, seluruh rangkaian reses di lima titik berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme masyarakat yang tinggi mencerminkan besarnya harapan agar setiap aspirasi yang telah disampaikan benar-benar diwujudkan dalam bentuk program pembangunan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Di ujung perjalanan reses itu, tersisa sebuah pelajaran sederhana. Seorang wakil rakyat tidak dikenang karena banyaknya janji yang diucapkan, tetapi karena kesediaannya kembali ke tengah rakyat, mendengar tanpa membedakan, mencatat tanpa mengabaikan, lalu memperjuangkan setiap suara menjadi kebijakan. Sebab, ketika DPR benar-benar berkantor di tengah masyarakat, demokrasi tidak lagi terasa jauh—ia hadir, hidup, dan bertumbuh bersama rakyat.














