Di setiap titik, sambutan masyarakat menghadirkan suasana yang penuh kehangatan. Anak-anak PAUD Loro Haitimuk dan siswa-siswi SMA Alkani menyambut Agustinus Bria Seran dengan tarian adat Bidu Lalok. Bukan sekadar pertunjukan budaya, tarian itu menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan harapan agar kunjungan seorang wakil rakyat benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat.
Reses kali ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan kepada masyarakat, perlengkapan belajar bagi anak-anak PAUD Loro Haitimuk, serta sarana olahraga untuk SMA Alkani. Di balik bantuan itu tersimpan pesan sederhana, bahwa kehadiran wakil rakyat seharusnya meninggalkan manfaat yang bisa dirasakan, bukan hanya dokumentasi yang tersimpan dalam album kegiatan.
Ketika dialog dimulai, masyarakat pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi. Infrastruktur, pertanian, pendidikan, pelayanan dasar hingga kebutuhan pembangunan lainnya mengalir dalam suasana diskusi yang terbuka. Satu demi satu aspirasi dicatat untuk menjadi bekal perjuangan di DPRD Provinsi NTT.














