Di tangan gurulah karakter dibentuk, nilai moral ditanamkan, dan pengetahuan diberikan dengan penuh keikhlasan.
“Bangsa yang besar lahir dari guru yang teguh dan tetap melayani, meski tantangan zaman terus berubah,” tambahnya.
Upacara berlangsung dengan penuh antusiasme dan kebersamaan. Para guru mengenakan seragam PGRI, sementara siswa tampil rapi dengan seragam sekolah. Beberapa siswa membacakan puisi bertema “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa,” menambah nuansa haru dalam peringatan tersebut.
Di sela-sela upacara, tampak beberapa orang tua murid yang hadir menyaksikan prosesi penghormatan terhadap para pendidik, yang selama ini telah memberikan pengabdian tulus tanpa batas.
Menutup upacara, PLH Kepsek Joni Nabu kembali menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan kualitas pendidikan di SMAK St. Agustinus Raimanuk bersama seluruh tenaga pendidik.
Ia mengajak semua guru, staf, dan siswa untuk melanjutkan perjuangan pendidikan dengan semangat yang sama: tidak menyerah, tidak mundur, dan selalu siap melayani.














